Pengertian Environmental Management System (EMS)menurut ISO 14001 : 2004 merupakan suatu
sistem manajemen pengelolaan lingkungan yang telah diakui secara
internasional dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikat
di bawah
koordinasi Organisasi Standar Internasional (ISO : International
Organization For Standardization). Sistem Manajemen Lingkungan
atau Environment Management System (EMS) adalah bagian dari
keseluruhan sistem manajemen yang meliputi struktur organisasi, rencana
kegiatan, tanggung jawab, latihan atau praktek, prosedur,
proses dan sumber daya untuk pengembangan, penerapan, evaluasi dan pemeliharaan
kebijakan lingkungan. (ISO 14001, 1996).
INTERNATIONAL ORGANIZATION STANDARDIZATION
Pengertian International Organization Standardization (ISO)
ISO adalah Internasional untuk Standardisasi (International Organization for Standardization) dan disingkat ISO. ISO adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Sebelum menjadi nama ISO pada awalnya lembaga tersebut bernama IOS. ISO merupakan suatu organisasi di luar pemerintahan (Non-Government
Organization/NGO) yang berdiri sejak tahun 1947. Misi dari ISO adalah untuk
mendukung pengembangan standardisasi dan kegiatan-kegiatan terkait lainnya
dengan harapan untuk membantu perdagangan internasional, dan juga untuk
membantu pengembangan kerjasama secara global di bidang ilmu pengetahuan,
teknologi dan kegiatan ekonomi. Kegiatan pokok ISO adalah menghasilkan
kesepakatan-kesepakatan internasional yang kemudian dipublikasikan sebagai standar
internasional.
- Meningkatkan citra perusahaan
- Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
- Meningkatkan efisiensi kegiatan
- Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
- Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan
- Mengurangi risiko usaha
- Meningkatkan daya saing
- Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan
- Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal
Jenis-Jenis ISO :
- ISO 9001 adalah sistem manajemen mutu yang paling populer dimana revisi terbaru adalah ISO 9001:2008. Ciri dari ISO 9001 ini adalah melakukan pendekatan proses yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas manajemen mutu. Pendekatan yang dilakukan mensyaratkan untuk dilakukannya identifikasi, penerapan, pengelolaan dan peningkatan berkesinambungan.
- ISO 14001: standar ini terkait dengan sistem manajemen lingkungan. Organisasi yang menerapkan sistem ini harus dapat mengidentifikasi aspek dan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari operasional usahanya. Aspek-aspek yang harus dipenuhi organisasi yang menerapkan standar ini adalah pengelolaan limbah, upaya untuk penghematan energi, air, serta bahan bakar.
- ISO 22000: merupakan standar yang berkaitan dengan sistem manajemen keamanan pangan. Perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman harus memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan konsumen sehingga dituntut untuk meningkatkan kontrol internal terlebih dalam hal produksi. Standar ini mensyaratkan bahwa setiap produk harus memiliki rencana proses dan pengendaliannya.
- ISP/IEC 27001: merupakan standar sistem manajemen keamanan informasi yang juga dikenal sebagai Informasi Security Managemen System (ISMS). Standar ini banyak diterapkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang aplikasi IT dan sejenisnya.
- ISO TS 16949: adalah Technical Specification yang dikeluarkan oleh ISO untuk sistem manajemen mutu dibidang industri otomotif. Standar ini memiliki konsep perbaikan berkelanjutan, pengendalian rantai pemasok, serta tindakan perbaikan dan pencegahan.
- ISO/IEC 17025: standar yang terkait dengan persyaratan untuk lembaga pengujian atau laboratorium. Adapun yang menjadi fokus pada standar ini adalah kompentensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Standar ini penting untuk memastikan keakuratan hasil pengujian terkait dengan bidang kesehatan, perdagangan, produksi, hingga perlindungan pelanggan.
- ISO 28000: persyaratan terhadap sistem keamanan rantai pasokan. Standar ini diperuntukkan bagi perusahaan yang memiliki ancaman resiko yang tinggi seperti bank, fasilitas umum, hotel, atau pertambangan.
- ISO 5001: standar yang diterapkan untuk sistem manajemen energi yang bertujuan untuk membantu organisasi membangun sistem dan proses dalam meningkatkan kinerja, efisiensi, serta konsumsi energi. Standar ini juga dirancang agar dapat terintegrasi dengan standar manajemen lainnya.
Referensi :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar